Kronologi rampasan kuasa tentera Turki yang gagal

Kronologi rampasan kuasa tentera Turki yang gagal

Percubaan sekumpulan tentera Turki merampas kuasa yang tidak disokong unit-unit tentera secara keseluruhan telah digagalkan dengan sokongan rakyat dengan mereka turun beramai-ramai menyokong kerajaan yang dipilih secara demokrasi.

Berikut adalah kronologi peristiwa rampasan kuasa yang berlaku pada Jumaat malam (waktu Turki)

02.00: Masyarakat Turki berkumpul di TAKSIM da beberapa tempat lain untuk MERAYAKAN KEGAGALAN KUDETA.

01.57: Masyarakat makin banyak yang ke jalan MENOLAK MARTIAL LAW.

Di Istanbul terdengar ledakan senjata api.

01.52: Tentara Kudeta yang menduduki bandara Ataturk telah diamankan.

01.50: Pemimpin Partai OPOSISI: Kami mendukung pemerintahan yang SAH. Kami tidak ingin kembali ke zaman KUDETA.

01.46: Di jalan utama Vatan Caddesi, 4 tank telah berhasil dikeluarkan. Senjata yang ada di tangan tentara telah diamankan. Rilis resmi dari pemda Istanbul.

01.43: Gelombang masyarakat Turki yang keluar rumah semakin membesar. Mereka mengarah ke lokasi yang diduduki sekelompok kecil militer.

01.41:Seorang kolonel dan 3 tentara pendukung kudeta ditangkap kepolisian Istanbul.

01.40:
Di kantor-kantor pemerintahan yang diduduki kelompok kecil militer, mereka diusir oleh rakyat Turki. Tentara yang mendukung kudeta diarak keluar gedung.

01.37: Angkatan Laut Turki TIDAK MENDUKUNG KUDETA.

01.35:
Di masjid-masjid dikumandangkan TAKBIR.

01.34:
Kudeta ini dilakukan oleh KELOMPOK KECIL MILITER. Militer Turki secara umum tidak melakukan kudeta dan TIDAK MENDUKUNG KUDETA. (sumber: tv)

01.31:
Pimpinan Tertinggi Militer Umit Dundar menyatakan Militer tidak mendukung kudeta.

01.29:

1) Kudeta ini dilakukan kelompok kecil militer.
2) Tidak semua Angkatan ikut serta, bahkan menolak.
3) Masyarakat Turki mayoritas menolak.
4) Para pimpinan politik, sekalipun oposisi ikut menolak kudeta.
5) Dicurigai dilakukan oleh pendukung “paralel yapı”.
6) Jembatan Bosphorous sudah dibuka kembali.
7) Ada tembakan dan ledakan.
8) Posisi krusial di Istanbul dan Ankara.